Sepeda bukanlah barang yang baru buat banyak orang di Indonesia. Dulu, sebelum sepeda motor merajalela seperti sekarang, membawa sepeda ke sekolah punya kebanggan tersendiri. Masih ingat sepeda federal yang berstang lurus? ya, itu sepeda yang cukup populer ketika dulu aku masih SD.
Sebagai alat transportasi menuju kantor, sepeda juga masih kurang dilirik. Selain tidak praktis, juga karena merepotkan. Tapi tentunya tidak semua berpendapat seperti itu. Di jaman yang serba berpolusi ini, ternyata masih ada saja yang menggunakan sepeda untuk berangkat ke kantor.
Komunitas Bike2work
Komunitas pekerja bersepeda pertama kali dengar dari teman di ID-Gmail saat aku masih di Jakarta (sebut saja Bagong dan Chaca). Resminya, komunitas ini berdiri pada 25 Agustus 2005. Dan akan melangsungkan ulang tahun pertamanya tanggal 25 Agustus nanti.
Apa enaknya bersepeda ke kantor?
Untuk beberapa orang memang terlihat aneh, bahkan gila. Kepulan asap, waktu, udara yang kotor, menjadi bahan pertimbangan yang cukup berat untuk memulai bersepeda ke kantor. Walaupun aku baru memulai kegiatan ini awal bulan Agustus ini, tapi setidaknya ada beberapa catatan yang bisa membuat anda berfikir untuk menggunakan sepeda ke kantor.
Alasan pertama: Olahraga
Kendala utama orang-orang yang hidup di kota besar adalah waktu. Apalagi orang-orang sepertiku, yang bekerja di depan komputer terus menerus. Berangkat pagi, pulang sore, selama seharian duduk, kemudian di rumah tidur. Wiken hanya diperuntukkan untuk istirahat.
Dengan bersepeda ke kantor, minimal kita sudah melakukan aktifitas olahraga. Tentunya aku tidak perlu lagi menjelaskan apa keuntungan dari olahraga yang teratur untuk tubuh kita.
Alasan kedua: Hemat BBM
Menurut perhitungan, cadangan BBM di Indonesia akan habis pada tahun 2020. Apa salahnya jika kita menghemat BBM beberapa liter setiap bulan untuk anak cucu kita nanti? Selain itu, kita juga akan hemat ongkos bukan?
Alasan ketiga: Jadi pusat perhatian
Bwahahaha... alasannya narsis. Tapi bener loh, kalau tidak percaya, silahkan dicoba sendiri. Semua mata pasti memandang ke arah kita. Entah itu pandangan aneh, kagum, bangga, dan lain-lain.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment